Friday, 1 May 2020

Pengeluaran Bocor Tipis-Tipis, Karena Manisnya Minuman Kekinian, Kok Bisa?


Haloo, haloo, haloo... sahabat ala mega, apa kabar kamu hari ini? Semoga sehat luar biasa semua yaa ^^

Sahabat ala mega ada yang suka minum boba? Atau mungkin, suka minum kopi susu kekinian?
Jika sahabat pada suka, penulis ada topik yang menarik nihh dan lagi hits-hitsnya bagi generasi milenial, yaitu tentang minuman kekinian yang rasanya uenaakk banget! Minuman kekinian ini menurut penulis, bermula dari banyaknya franchise thai tea di kota besar dan jumlahnya terus bertambah. Pada saat itu, rame banget yang kepo dengan rasa dari thai tea yang manis dan segar. Para pengusaha yang melihat peluang bisnis dari industri minuman ini pun mulai mengeluarkan ide kreatif hingga banyak banget varian dari thai tea ini.

Salah satu merk thai tea, Dum Dum Thai Tea

Beberapa bulan sukses dengan viralnya minuman thai tea, pengusaha kreatif pun mulai berkreasi dengan beberapa jenis minuman, salah satunya minuman yang sangat penulis suka, yaitu kopi susu. Sebenarnya tidak ada yang spesial dari kopi susu selain harumnya kopi dan rasa manis dari susunya, akan tetapi di tangan pengusaha yang kreatif, kopi susu yang biasa ini, dibungkus dengan branding yang kekinian banget, sehingga rasanya kalau gak pernah minum kopi ini, lu gak gaul banget deh! Hahaha…

Salah satu merk kopi kekinian, Janji Jiwa

Menurut penulis, industri kopi ini merupakan industri yang bakal bertahan lama, tidak seperti viralnya es kepal milo yang hanya dalam hitungan bulan sudah tenggelam. Karena rasanya pengusaha minuman kopi di Indonesia dari dulu hingga sekarang tidak pernah kehilangan pasarnya. Mulai dari mahasiswa hingga karyawan kantoran, yang mungkin suntuk dengan pekerjaannya, kemudian butuh ektsra energi agar tetap fokus dengan kerjaannya, yaa apalagi pilihannya, kalo gak minum segelas kopi?.

Hampir berbarengan dengan keluarnya kopi kekinian, muncul juga merk minuman kekinian lainnya seperti bubble tea (boba), cheese tea, brown sugar coffe, bahkan kopi dengan remahan biskuit regal! Woww harus penulis akui para pengusaha ini sungguh sangat kreatif dalam membuat varian menu minumannya.

Nahh… sudah puas membahas perjalanan dan betapa nikmatnya rasa dari kopi kekinian ini, ada satu variabel yang menurut penulis harus diperhatikan selain rasa kopinya, yaitu harga kopinya! Yup, harga kopi yang ditawarkan cenderung lebih mahal dari kopi yang dijual di warung kopi. Jika dibandingkan, harga kopi di warung kopi hanya berkisar antara 5.000-8.000/cangkir, sedangkan harga kopi kekinian dapat berkisar antara 16.000-30.000!! Wahh cukup mengejutkan harganya bisa 2x lipat harga dari warung kopi loh, mengapa bisa demikian? Karena yang sebenarnya dibeli oleh konsumen, adalah rasa puas sudah meminum kopi dari brand kopi kekinian tersebut, sekaligus mengobati rasa penasarannya, bahasa kasarnya yaa biar dicap gaul ajaa gitu, supaya masih diterima ditongkrongannya hahaha…

Penulis pribadi dulu cukup sering mencicipi minuman kekinian ini, tidak lain karna rasa penasaran aja sih, rasanya seperti apa. Awalnya penulis tidak ada masalah dengan harga dari minuman kekinian ini, namun setelah beberapa saat, penulis mulai merasa kenapa pengeluaran setiap bulan tambah boros dari bulan sebelumnya. Untung saja, penulis rajin membuat catatan pengeluaran, jadi penulis coba evaluasi, pengeluaran apasih yang paling boros dibulan ini? Hasilnya mengejutkan, dalam seminggu penulis bisa menghabiskan Rp.100.000 hanya untuk membeli minuman kekinian, yang artinya dalam sebulan penulis bisa menghabiskan Rp.400.000 hanya untuk membeli minuman kekinian! Tentu saja ini bukan berita yang bagus untuk kantong penulis selaku anak perantauan, karena Rp.400.000 bisa digunakan untuk biaya makan kurang lebih 1-2 minggu loh sahabat.

Inilah poin yang dimaksud penulis sebagai Pengeluaran Bocor Tipis-Tipis, Ibarat bak air yang ada lubang kecil, tanpa disadari airnya akan terkuras juga. Rasanya pengeluaran penulis pada bulan tersebut gak boros banget, tapi sebenarnya malah menjadi lebih boros tanpa penulis sadari, karena ada pengeluaran yang bocor. Penulis pribadi sampai saat ini masih menikmati minuman kekinian ini kok, tapi dengan jumlah yang lebih sedikit dari sebelumnya.

So, untuk sahabat ala mega yang merasa kok pengeluarannya lebih boros dari biasanya, segera buat catatan pengeluaran deh, jadi kamu bisa mengecek apakah keuangan kamu dalam keadaan sehat atau tidak, dan ke depannya kamu bisa mengontrol pengeluaran yang tidak perlu! Semoga dari pengalaman pribadi penulis ini, bisa mencerahkan masalah keuangan kamu yaa!

Akhir kata dari penulis, stay at home dan jadilah produktif selama masa pandemi covid 19 ini, agar kamu gak rebahan mulu kaya ikan asin lagi dijemur! Hahaha…

No comments:

Post a Comment