(Keputusan investasi beserta resikonya berada ditanganmu, tulisan ini hanya opini dari penulis saja untuk memperluas sudut pandang kita)
Penulis akhir-akhir ini sedang mengamati pasar saham Indonesia yang semakin terus merosot, penyebabnya tidak lain karena virus yang sangat mematikan, Covid 19. Jika kita tarik beberapa bulan ke belakang, tepatnya pada bulan januari IHSG sempat berada pada angka 6300-an namun, perhari ini sudah turun ke angka 4550-an, yang artinya penurunan IHSG merosot sekitar -28% dalam 4 bulan saja! Saat awal tahun, penulis menduga akan terjadi krisis yang disebabkan sentimen negatif dari perang dagang antara AS vs China, namun yang mengejutkan penulis, ternyata viruslah yang menyebabkan krisis global ini, bermula dari pasar di kota Wuhan, China virus terus menyebar ke seluruh dunia tidak terkecuali Indonesia, yang perhari ini sudah mencapai angka 15.438 kasus!
![]() |
| Pergerakan IHSG 13 Mei 2020 (sumber IDX) |
Karena virus ini, perekonomian dunia mengalami perlambatan karena banyaknya perusahaan yang harus merumahkan karyawannya sehingga berimbas tidak efektifnya kinerja perusahaan tersebut. Apalagi perusahaan yang mengandalkan buruh, pada akhirnya terpaksa harus melakukan PHK kepada para buruhnya untuk menjauhkan perusahaan dari kerugian. Hal-hal seperti inilah yang menyebabkan investor dibursa saham menjadi ragu dan takut akan masa depan yang semakin tidak jelas, akhirnya memilih untuk keluar dan mengamankan cashnya selama masa pandemi ini. Investor yang keluar terus menerus menyebabkan penurunan IHSG yang masih berlangsung sampai sekarang.
Penurunan IHSG inilah yang sangat menarik perhatian penulis untuk mulai melirik pasar saham, karena penurunan sedalam ini jarang sekali terjadi pada bursa saham, yang mungkin hanya terjadi dalam 5-10 tahun sekali saja. Penurunan seperti ini pernah terjadi pada saat krisis moneter 2008 atau 12 tahun yang lalu, saat itu IHSG harus anjlok hingga hampir -50% pada kala itu, namun dalam jangka panjang IHSG kembali pulih, bahkan mengalami kenaikan hingga ratusan persen, atau biasa disebut sebagai saham multibagger. Saham multibagger biasanya ditemukan pada saham-saham yang undervalue, yang artinya memiliki kinerja dan fundamental yang baik, namun dijual dengan harga yang sangat murah jika dibandingkan nilai intrinsiknya.
Jika dalam keadaan pasar normal, biasanya saham-saham berfundamental baik dijual pada harga yang sangat mahal, sehingga memiliki risiko dan keuntungan yang dihasilkan juga tidak maksimal, karena harganya yang sudah terlampau mahal. Namun beda cerita dikala krisis ini, saham-saham dengan fundamental yang baik, harganya berjatuhan hingga 20-50%, padahal ditahun tersebut tidak ada penurunan kinerja pada perusahaan. Hal inilah yang menyebabkan banyaknya “saham diskon” dipasar saham yang berpotensi sebagai saham multibagger, kesempatan untuk membeli saham berfundamental bagus dengan harga yang sangat murah itu sangat jarang loh sahabat, apalagi sebentar lagi Hari Raya Lebaran, pastinya ada yang mendapatkan uang THR dong, nahh uangnya mau dibeliin saham diskon atau baju baru nih? Hehe…
![]() |
| Penulis saat melihat saham diskon |
Sebagai contoh, saham bank BRI dengan kode saham BBRI pada 2008 harganya sempat turun hingga angka 280-an, namun dalam 12 tahun perjalanannya, saham BBRI terus melonjak naik hingga pernah menyentuh titik tertingginya di 4700-an, yang artinya para investor yang mulai invest di BBRI pada 2008 sudah mendapatkan keuntungan 1640% WOW! Angka yang sangat fantastis bukan?
![]() |
| Pergerakan saham BBRI 13 Mei 2020 (sumber IDX) |
Penulis pribadi jika ditanya apakah ini saat yang tepat untuk investasi disaham? Jawabannya adalah Big YES, karena kamu akan menemukan banyak sekali saham bagus, yang dijual dengan harga terdiskon. Tentunya penulis juga mengingatkan untuk tidak memasukkan semua uang dalam sekali beli, namun dicicil karena bisa saja penurunan saham ini akan terus berlanjut, tentu saja ini merupakan peluang yang semakin menarik bukan?
Tidak semua krisis itu buruk kok sahabat, maka dari itu kamu harus tau bahwa selalu ada peluang, bahkan pada saat krisis besar sekalipun. Semoga dengan tulisan ini sudut pandang kamu tentang krisis tidak lagi negatif melainkan krisis ini merupakan peluang untuk menjadikan asetmu semakin meningkat. Ada satu kalimat yang menurut penulis bagus banget, “Disetiap krisis, akan ada orang kaya baru yang bermunculan saat krisis tersebut berakhir.” dann… semoga orang orang kaya baru tersebut adalah salah satu dari kamu yaa sahabat! Aminnnnn…
Itu saja dari penulis pada malam ini, selalu jaga kesehatan kamu, olahraga dirumah yang cukup dan sebelum makan ingat cuci tangan yaa! Good Night sahabat Ala Mega ^^






No comments:
Post a Comment